Larangan Mengganti Sparepart Kendaraan

Larangan Mengganti Sparepart Kendaraan

Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang Tuban
MANGKUNEGARA.COM - Tulisan ini merupakan tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum (PIH). Dibuat mandiri oleh mahasiswa dan ditayangkan pada portal mangkunegara.com.
  • [message]
    • ##check##Ditulis Oleh :  Alifia Ayu Oktaviani
      • Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang Tuban Kelas Reguler B
Berhubung disini saya ingin membahas tentang Hukum Dalam Menciptakan Ketertiban Di Masyarakat maka pertama saya jelaskan apa itu hukum dan apa itu hukum dalam menertibkan masyarakat .Pegertian dan definisi hukum sendiri bermacam macam,hampir setiap orang atau para pakar ahli teori tidak memiliki definisi yg sama.Namun berikut adalah fungsi hukum secara umum adalah :
  1. Hukum berfungsi untuk melindungi kepentingan manusia
  2. Hukum berfungsi sebagai alat untuk ketertiban dan keteraturan masyarakat
  3. Hukum berfungsi seabgai sarana untuk mewujudkan keadilan social (lahir batin)
  4. Hukum berfungsi sebagai alat perubahan social
  5. Sebagai Alat Kritik untuk mengkritik sesuatu yg salah menuju yg lebih baik
  6. Hukum berfungsi untuk menyelesaikan pertikaian
Sedangkan fungsi hukum dalam ketertiban masyarakat itu sendiri bisa disebut begitu dimungkinkan karena sifat hukum yang memberi pedoman dan petunjuk tentang bagaimana berperilaku dengan baik didalam masyarakat melalui norma norma yg ada sebagai contoh saja saat kita mengantri didalam bank ,dalam ketentuan hukum saat kita sedang didalam antrian kita dilarang untuk menerobos antrian didepan maka dari itu disetiap antrian apapun itu biasanya terdapat nomor antrian yg tersusun runtun sehingga agar tidak terjadi adanya seseorang yg menerobos antrian sehingga bisa memicu pertikaian antar sesama orang yg antri. 

Dari penjelasan diatas dapat kita lihat Hukum berfungsi sebagai alat untuk ketertiban dan keteraturan masyarakat  dan juga terdapat beberapa teori tentang hukum menurut para ahli hukum :
  1. Pengertian Hukum menurut Prof.Dr.Mochtar kusmaatmadja adalah sekumpulan kaidan dan asas yg mengontrol pergaulan hidup yang ada dan di masyarakat dimana bertujuan untuk menjaga ketertiban serta mencakup lembaga – lembaga dan proses yang berguna untuk mewujudkan berlakunya kaidah sebagai sebuah kenyataan dalam bermasyarakat
  2. Pengertian Hukum menurut Drs.E.Uthrect ,S.H dalam bukunya yg berjudul pegantar dalam Hukum Indonesia (1953) mengartikan hukum adalah sekumpulan peraturan yang berisi perintah dan larangan untuk menertibkan kehidupan bermasyarakat dan mesti ditaati oleh seluruh anggota masyarakat karena dengan melakukan pelanggaran maka bisa menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah
  3. Pengertian Hukum menurut Prof. Dr. Van Kan Menyatakan bahwa hukum merupakan keseluruhan peraturan hidup yang sifatnya memaksa untuk melindungi kepentingan manusia di dalam masyarakat suatu Negara
  4. Pengertian Hukum Menurut S.M. Amin Hukum adalah sekumpulan peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi-sanksi. Tujuannya ialah mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia dalam suatu masyarakat, sehingga ketertiban dan keamanan terjaga dan terpelihara
  5. Pengertia Hukum dalam masyarakat menurut Podgorecki
    • Fungsi integrasi yakni bagaimana hukum saling terealisasi saling berharap (mutual expectation) dari masyarakat.
    • Fungsi petrifikasi yakni bagaimana hukum melakukan seleksi dari pola pola perilaku manusia agar dapat mencapai tujuan tujuan social.
      Fungsi memotivasi yakni hukum mengatur agar manusia dapat memilih perilaku yang sesuai dengan nilai nilai dalam masyarakat.
    • Fungsi edukasi yakni hukum bukan saja menghukum dan memotivasi masyarakat ,melainkan juga melakukan edukasi dan sosialisasi dengan cara mengedukasi misal tentang larangan untuk menghindari obat obatan terlarang dan sebagainya.
    • Fungsi reduksi yakni bagaimana hukum menyeleksi sikap manusia yang berbeda beda dalam masyarakat yang kompleks sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Dalam hal ini,hukum berperan dalam mereduksi kompleksitas ke pembuatan putusan putusan tertentu.
[post_ads]
[next]
Dari pengertian diatas tentang hukum yang dapat mengikat dan menertibkan masyarakat dapat kita tarik sebuah masalah dalam ketertiban berkendara sesuai dengan judul artikel saya yaitu larangan untuk mengganti spearpart  kendaraan yg sudah berstandar SNI dari pabrik pembuatan,dikarnakan banyaknya spearpart tambahan atau aksesories untuk pemuas orang-orang yg ingin merubah atau menambah spearpart dikendaraan mereka padahal mengganti spearpart kendaraan mereka selain membahayakan nyawa mereka karna tidak sesuai SNI juga terdapat UU yg telah mereka langgar dan pasti akan terkena denda dikarnakan mengganti standart spearpart tiap kendaraan.

Dan kita sering jumpai adalah hampir semua orang yg memodif kendaraan mereka adalah dibagian knalpot kendaraan,banyak kita jumpai suara knalpot mulai dari yg nyaring,bersuara keras,dan tentunya itu sangat menggangu buat kita sebagai pendengar yg risih atau kita sebut dengan polusi suara.Mungkin bagi sebagian orang yg mengganti knalpot mereka dengan knalpot racing mereka merasa bahwa dengan menggantinya knalpot standart dengan knalpot racing maka suaranya yg keras terdengar bagus,sangat berbeda dengan knalpot standart yg biasanya suaranya memang dibuat kecil dan tidak bising sangat berbeda dengan knalpot racing yg suaranya  membuat telinga kita sebagai pendengar sangat tidak nyaman.Namun tidak semua knalpot racing menyebabkan polusi suara,karena terdapat aturan batas ambang kebisingann yg tercantum dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup no.7 tahun  dan peraturan itupun dirujuk dari UU republik Indonesia nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan umum dan dalam UU tersebut dituliskan
  1. Pasal 210
  2. Setiap Kendaraan Bermotor yang beroperasi di Jalan wajib memenuhi persyaratan ambang batas emisi gas buang dan tingkat kebisingan. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara, persyaratan, dan prosedur penanganan ambang batas emisi gas buang dan tingkat kebisingan yang diakibatkan oleh Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan pemerintah.
  3. Pasal 211
  4. Setiap pemilik dan/atau Pengemudi Kendaraan Bermotor dan Perusahaan Angkutan Umum wajib mencegah terjadinya pencemaran udara dan kebisingan
  5. Pasal 212
  6. Setiap pemilik dan/atau Pengemudi Kendaraan Bermotor dan Perusahaan Angkutan Umum wajib melakukan perbaikan terhadap kendaraannya jika terjadi kerusakan yang dapat mengakibatkan terjadinya pencemaran udara dan kebisingan.
  7. Pasal 284
  8. Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
Dari artikel diatas yang sudah saya tuliskan kita dapat menarik kesimpulan bahwa manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendirian kita pasti membutuhkan bantuan orang lain begitu pun orang lain membutuhkan kita maka dari itu ada baiknya kita tidak membuat orang orang disekitar kita atau orang lain merasa tidak suka dengan kita dikarnakan kita menggangu mereka dengan hal hal yg seperti dijeaskan didalam artikel saya yaitu polusi suara dan ada baiknya juga kita tidak mengganti sparepart kendaraan yg sudah berlabel SNI demi keselamatan kita dan orang orang disekitar kita juga,dengan tidak mengganti sparepart kita juga bisa terhindar dari jeratan UU yg mengatur tentang mengganti sparepart kendaraan dalam UU pasal 284.
[post_ads_2]
Daftar Bacaan

DISCLAIMER:
Konten dari tulisan ini adalah milik mahasiswa yang bersangkutan. Segala sesuatu berkaitan dengan isi tulisan sepenuhnya menjadi otoritas mahasiswa. Penayangan pada website ini juga telah melalui persetujuan dari pihak yang bersangkutan.

KOMENTAR

Name

AGAMA,2,Biografi,1,BLOG,16,Dosen,26,Download,15,Foto,14,HUKUM,4,HUMANIORA,9,Instagram,7,Jadwal Kuliah,2,Mahasiswa,49,Makalah,6,MANGKUNEGARA,6,Materi Kuliah,13,POLITIK,3,Puisi,1,Reguler A,26,Reguler B,24,Rubrik Mahasiswa,49,Sastra,1,Sejarah,2,Tugas Kuliah,53,
ltr
item
Website Resmi | Dr. RM. Armaya Mangkunegara, S.H., M.H.: Larangan Mengganti Sparepart Kendaraan
Larangan Mengganti Sparepart Kendaraan
Larangan Mengganti Sparepart Kendaraan
https://4.bp.blogspot.com/-fPEFT_geQzA/W_AdAm9FAEI/AAAAAAAAASg/E0bSS5RiFU0fnIWOclrandCvei-0HRpAQCLcBGAs/s320/ILUSTRASI%2BTUGAS.png
https://4.bp.blogspot.com/-fPEFT_geQzA/W_AdAm9FAEI/AAAAAAAAASg/E0bSS5RiFU0fnIWOclrandCvei-0HRpAQCLcBGAs/s72-c/ILUSTRASI%2BTUGAS.png
Website Resmi | Dr. RM. Armaya Mangkunegara, S.H., M.H.
https://www.mangkunegara.com/2018/11/Larangan-Mengganti-Sparepart-Kendaraan.html
https://www.mangkunegara.com/
https://www.mangkunegara.com/
https://www.mangkunegara.com/2018/11/Larangan-Mengganti-Sparepart-Kendaraan.html
true
8785525627328632150
UTF-8
Tampilkan Semua Post Tidak Menemukan Post TAMPILKAN Baca Selengkapnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home HALAMAN POSTS Tampilkan Semua BACA JUGA: TAG ARSIP CARI SEMUA POST Artikel yang Anda cari tidak ditemukan Kembali Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy Semua Seleksi Semua Semua Code Telah Tercopy Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy