Disiplin Siskamling

Tentang Siskamling

Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang Tuban
MANGKUNEGARA.COM - Tulisan ini merupakan tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum (PIH). Dibuat mandiri oleh mahasiswa dan ditayangkan pada portal mangkunegara.com.
  • [message]
    • ##check##Ditulis Oleh :  Muhammad Dasuki
      • Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang Tuban Kelas Reguler B
Pada UUD 1945 perubahan Kedua Bab XII Pasal 30 : (1) Tiap-tiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. (2) Untuk pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung. Sehubungan dengan hal tersebut berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam Pertimbangan huruf b ditegaskan “bahwa pemeliharaan keamanan dalam negeri melalui upaya penyelenggaraan fungsi kepolisian yang meliputi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia selaku alat negara yang dibantu oleh masyarakat dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia”.

Indonesia memiliki sebuah kebudayaan yang rasanya jarang kita dengar ada di negeri lain, penjagaan malam hari dari warga, untuk warga, dan oleh warga, yang dinamakan Siskamling. Mari mengenal konsep siskamling yang sudah umum kita jumpai praktiknya di Indonesia.

Sejak kapan sebetulnya budaya ini berkembang di Indonesia? Konon, pelaksanaan Siskamling berlanjut dari adanya pos penjagaan pada zaman Belanda masih menjajah Indonesia.

Dahulu pos-pos penjagaan ini bertujuan untuk mengawasi pribumi yang tinggal di tempat tertentu. Sampai tahun-tahun Indonesia dijajah oleh negeri matahari terbit pun masih ada sistem pos penjagaan seperti ini. Kemudian, setelah merdeka, pos-pos penjagaan ini berubah seratus delapan puluh derajat fungsinya untuk mengawasi warga negara asing yang ada di daerah Indonesia.

Kemudian seiring berjalannya waktu, tak ada lagi warga negara asing yang berani menindas warga Indonesia, sehingga pada akhirnya fungsi pos ini berubah menjadi pos keamanan lingkungan yang menjaga keamananan dan ketertiban lingkungan tempat tinggal.

Sudah tahukah Sahabat bahwa Siskamling telah memiliki kekuatan hukum melalui Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 23 tahun 2007? Peraturan ini secara umum terdiri dari 3 Bab, yaitu Ketentuan Umum, bab II mengenai Pembentukan, Fungsi, dan Komponen Siskamling, dan bab III mengenai Pos Kamling, dan bab IV mengenai Pembinaan Siskamling, dan bab V mengenai ketentuan penutup.

Sahabat tentu menginginkan kondisi aman di lingkungan yang Sahabat tinggali. Aman yang bebas dari gangguan fisik maupun psikis, bebas dari kekhawatiran, keragu-raguan dan ketakutan, dilindungi dari segala macam bahaya, serta kedamaian, ketentraman lahirian dan batiniah. Hal ini ternyata secara hukum sudah diatur dalam Peraturan Kepala Polri, lho.

Dalam Peraturan Kapolri No. 23 tahun 2007, disebutkan bahwa Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional. Kamtibnas tercapai saat terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum. Salah satu cara untuk mencapai Kamtibnas ini, dibuatlah Sistem Keamanan Lingkungan atau yang lebih akrab Sahabat dengar dengan ‘Siskamling’. Siskamling ini merupakan salah satu upaya untuk memebuhi tuntutan kebutuhan akan kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan.
[post_ads]
[next]
Tujuan Siskamling
Siskamling sendiri diselenggarakan dengan dua tujuan, yaitu menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram, serta mewujudkan kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan Kamtibnas.

Sahabat pernah melakukan Siskamling malam-malam secara bergilir sambil berkeliling lingkungan rumah? Sebetulnya ada dua macam upaya yang dilakukan saat warga bergiliran Siskamling. Upaya yang pertama adalah pre-emptif, yaitu penanggulangan terhadap fenomena dan situasi yang dapat dikategorikan sebagai faktor korelatif kriminogen, dengan cara mencermati setiap gejala awal, kemudian menemukan penyebab yang potensial. Upaya kedua disebut dengan preventif, yaitu mencegah timbulnya ancaman keamanan melalui kegiatan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli atau perondaan. Sahabat tentu setuju bukan mencegah lebih baik daripada mengobati.

Sebagai sebuah sistem, Siskamling memiliki tiga komponen, yaitu FKPM, Ketua Siskamling, dan Pelaksana Siskamling. FKPM atau Forum Kemitraan Polisi-Masyarakat, merupakan wadah kerja sama kemitraan antara Polri dengan masyarakat untuk memecahkan persoalan sosial yang dapat mengganggu Kamtibnas di suatu wilayah. Ketua Siskamling dapat dijabat oleh ketua Rukun Tetangga (RT), ketua Rukun Warga (RW), atau tokoh masyarakat lain yang dipilih berdasarkan kesepakatan. Tugasnya adalah memimpin penyelenggaraan Siskamling, serta bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada warga. Sahabat sudah menjadi kepala rumah tangga atau sudah berumur 17 tahun dan berjenis kelamin laki-laki? Maka Sahabat sebetulnya sudah harus ikut serta dalam tim pelaksana Siskamling.

Tata Laksana Siskamling
Apa saja sih yang harus Sahabat lakukan saat melaksanakan Siskamling? Tentu saja yang utama adalah patroli, ronda, dan penjagaan. Selain itu ada pula kegiatan Siskamling lainnya seperti memberikan peringatan-peringatan untuk mencegah kejahatan, kecelakaan, kebakaran, atau bencana alam. Sahabat juga bisa memberikan keterangan atau informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan, memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai masalah yang dapat mengganggu ketentraman warga sekitar. Tentu saja harus ada unsur kerjasama Sahabat yang menjadi pelaksana Siskamling dengan Polri, misalnya koordinasi kegiatan dengan Polri dan Pamong Praja, melaporkan ke Polri setiap gangguan kamtibnas yang terjadi, serta melakukan tindakan represif sesuai petunjuk teknis Polri dalam hal kasus tertangkap tangan.

Di wilayah sekitar Sahabat tinggal pasti juga terdapat Pos Kamling. Ternyata Pos Kamling pun mempunyai kelengkapan yang harus dipenuhi. Di dalam Pos Kamling harus ada prosedur dan tata cara tuntunan praktis, daftar penugasan warga dengan jumlah minimal terdiri dari 3 orang, panel kegiatan mingguan (berisikan tujuan, uraian, petugas, jadwal, catatan hasil, sistem alarm, P3K).Pos Kamling selayaknya dimiliki oleh setiap RT yang ada, ditempatkan di tempat yang strategis seperti di bagian muka gang, persilangan gang, atau di bagian-bagian yang memudahkan plaksana Siskamling untuk melhat dengan jangkauan yang luas.

Pernahkah Sahabat melihat ada sebuah kentungan yang digantung di Pos Kamling? Ternyata jika malam hari ada yang berjaga, kentungan ini tidak boleh dibunyikan seenaknya.

Adanya kentungan ini berhubungan dengan peraturan Kapolri yang telah dibahas sebelumnya. Dalam Bab Pembentukan, Fungsi, dan Komponen Siskamling, dinyatakan dalam pasal 4 bahwa pelaksana Siskamling bertugas pula mememberikan peringatan-peringatan untuk mencegah antara lain terjadinya kejahatan, kecelakaan, kebakaran, banjir, dan bencana alam. Dalam Bab Pos Kamling juga terdapat peraturan yang menyatakan bahwa dalam pos kamling seharusnya terdapat petunjuk dalam menghadapi bencana alam, kebakaran, atau bencana lainnya, serta penanganan terhadap gangguan kejahatan dan tertangkap tangan.
[post_ads_2]
[next]
Pembinaan Siskamling
Untuk keberjalanan Siskamling demi keamanan seluruh warga, tentunya harus ada pula pembinaan Siskamling. Seperti apa sih pembinaan ini? Ada dua macam pembinaan, yaitu pembinaan struktural dan pembinaan teknis dan taktis operasional. Perbedaannya terletak pada pihak yang bertanggung jawab melaksanakan kegiatan pembinaan tersebut. Menurut Bab IV mengenai Pembinaan Siskamling, Ketua RT/RW bertugas melaksanakan pembinaan struktural, sementara pembinaan kemampuan teknis dan taktis operasional menjadi tanggung jawab Polri setempat.

Kesimpulan
Siskamling merupakan kegiatan yang dlakukan oleh warga masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan. Peran aktif warga dalam ketertiban dan keamanan lingkungan juga sangat diperlukan. Apalagi, kerjasama antar masyarakat, ternyata dapat memacu kekompakan dan saling perduli antar warga. Semoga siskamling dapat dan tetap hidup di negara kita.
[post_ads]
Daftar Bacaan
DISCLAIMER:
Konten dari tulisan ini adalah milik mahasiswa yang bersangkutan. Segala sesuatu berkaitan dengan isi tulisan sepenuhnya menjadi otoritas mahasiswa. Penayangan pada website ini juga telah melalui persetujuan dari pihak yang bersangkutan.

KOMENTAR

Name

AGAMA,2,Biografi,1,BLOG,16,Dosen,26,Download,15,Foto,14,HUKUM,4,HUMANIORA,9,Instagram,7,Jadwal Kuliah,2,Mahasiswa,49,Makalah,6,MANGKUNEGARA,6,Materi Kuliah,13,POLITIK,3,Puisi,1,Reguler A,26,Reguler B,24,Rubrik Mahasiswa,49,Sastra,1,Sejarah,2,Tugas Kuliah,53,
ltr
item
Website Resmi | Dr. RM. Armaya Mangkunegara, S.H., M.H.: Disiplin Siskamling
Disiplin Siskamling
Tentang Siskamling
https://4.bp.blogspot.com/-fPEFT_geQzA/W_AdAm9FAEI/AAAAAAAAASg/E0bSS5RiFU0fnIWOclrandCvei-0HRpAQCLcBGAs/s320/ILUSTRASI%2BTUGAS.png
https://4.bp.blogspot.com/-fPEFT_geQzA/W_AdAm9FAEI/AAAAAAAAASg/E0bSS5RiFU0fnIWOclrandCvei-0HRpAQCLcBGAs/s72-c/ILUSTRASI%2BTUGAS.png
Website Resmi | Dr. RM. Armaya Mangkunegara, S.H., M.H.
https://www.mangkunegara.com/2018/11/disiplin-siskamling.html
https://www.mangkunegara.com/
https://www.mangkunegara.com/
https://www.mangkunegara.com/2018/11/disiplin-siskamling.html
true
8785525627328632150
UTF-8
Tampilkan Semua Post Tidak Menemukan Post TAMPILKAN Baca Selengkapnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home HALAMAN POSTS Tampilkan Semua BACA JUGA: TAG ARSIP CARI SEMUA POST Artikel yang Anda cari tidak ditemukan Kembali Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy Semua Seleksi Semua Semua Code Telah Tercopy Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy