Pentingnya Institusi Hukum Bagi Masyarakat

Pentingnya Institusi Hukum Bagi Masyarakat

Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang Tuban

MANGKUNEGARA.COM - Tulisan ini merupakan tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum (PIH). Dibuat mandiri oleh mahasiswa dan ditayangkan pada portal mangkunegara.com.
  • [message]
    • ##check## Ditulis Oleh : Suci Indahsari
      • Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sunan Bonang Tuban Kelas Reguler A
Di sekitar lingkungan tempat kita tinggal atau sebut saja lingkungan masyarakat kita jumpai berbagai institusi yang masing-masing di perlukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan memperlancar jalannya pemenuhan kebutuhan. Tidak heran fungsi yang demikian dapat menyebabkan masyarakat membutuhkan institusi. Ketika masyarakat mulai memperhatikan suatu kebutuhan tertentu maka dia akan berusaha mendapatkan sarana untuk memenuhinya. Dari sinilah lahir suatu institusi tersebut. Agar kita dapat mengerti apa arti dari institusi kebutuhan yang dilayaninya terlebih dulu harus mendapat pengakuan dari masyarakat. Pengakuan dapat diartikan bahwa masyarakat sudah mengakui pentingnya institusi bagi kehidupan. Banyak sekali macam-macam institusi di masyarakat contohnya institusi sosial,politik,agama dan masih banyak lagi. Seorang ilmuwan bernama Paul Horton berpendapat bahwa institusi sosial adalah sistem norma-norma dan hubungan-hubungan penyatuan nilai dan prosedur tertentu untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia. Dari sinilah lahir suatu norma sangat diperlukan untuk menertibkan masyarakat.

Institusi hakikatnya adalah alat perlengkapan masyarakat untuk menjamin agar kebutuhan-kebutuhan dalam masyarakat dapat dipenuhi secara seksama. Keadilan merupakan salah satu kebutuhan dalam hidup manusia yang umumnya diakui oleh warga negara. Apabila keadilan dikukuhkan ke dalam institusi yang bernama hukum, maka institusi hukum harus mampu untuk menjadi saluran agar keadilan dapat diselenggarakan secara seksama dalam masyarakat. Beberapa ciri yang melekat pada institusi hukum sebagai perlengkapan masyarakat :
[post_ads]
  1. Stabilitas: kehadiran institusi hukum menimbulkan suatu kemantapan dan keteraturan dalam usaha memperoleh keadilan.
  2. Memberikan kerangka sosial terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat.
  3. Institusi menampilkan wujudnya dalam bentuk norma.
  4. Jalinan antar institusi.
Hukum merupakan institusi sosial bertujuan untuk menyelenggarakan keadilan dalam masyarakat. Sebagai suatu institusi sosial, maka penyelenggaraanya dapat berkaitan dengan timgkat kemampuan masyarakat itu sendiri untuk melaksanakannya. Pada dasarnya masyarakat dapat melaksanakan suatu kegiatan tertentu yang sekiranya beda dengan masyarakat yang lain. Perbedaan akan berhubungan erat dengan persediaan perlengkapan yang terdapat dalam masyarakat untuk menyelenggarakan keadilan. Dapat dikatakan bahwa suatu institusi sangat berhubungan dengan suatu masyarakat. Seorang ilmuwan bernama Soerjono Soekanto berpendapat bahwa lembaga sosial adalah himpunan norma berkisar dari segala tingkatan kebutuhan pokok manusia. Disini bisa dijelaskan bahwa suatu masyarakat perlu untuk melaksanakan norma untuk menjadi pedoman dalam bersosialisasi dengan sesama, agar bisa mewujudkan masyarakat yang sadar arti hukum untuk mewujudkan keadilan.

Terdapat suatu pengamatan terhadap masyarakat secara sosiologis memperlihatkan bahwa kekuasaan tidak terbagi secara merata dalam masyarakat. Struktur pembagian yang demikian menyebabkan bahwa kekuasaan terhimpun pada sekelompok orang-orang tertentu. Tetapi juga ada orang yang tidak dapat merasakan kekuasaan tersebut. Keadaan seperti inilah dapat menimbulkan perbedaan perhubungan erat dengan persediaan perlengkapan yang terdapat dalam masyarakat untuk penyelenggaraan keadilan itu dan hak ini berarti dapat berhubungan erat antara institusi hukum suatu masyarakat dengan tingakat perkembangan organisasi sosial.

Oleh karena itu dapat terjadi perlapisan kekuasaan yang berhubungan erat dengan barang-banrang yang dapat dibagi-bagikan itu tentunya susah dibayangkan akan timbul perlapisan sosial dalam masyarakat. Kondisi pengadaan barang-barang akan menentukan apakah dalam suatu masyarakat akan menjumpai struktur kekuasaan yang berlapis. Para ahli sosiologi berpendapat bahwa akan memberikan perhatian sanngat besar terhadap hubungan antara hukum dengan perlapisan sosial masyarakat. Dengan terjadinya perlapisan sosial maka hukum susah untuk memperhatikan netralitas atau sebuah kedudukan yang tidak memihak. Dalam keadaan yang demikian dapat di katakan bahwa pendapat yang berkuasa akan menentukan bagaimana isi peraturan hukum.

Dengan demikian, akan berusaha agar penegakan hukum tidak memihak, namun karena sudah sejak kelahiran peraturan-peraturan tersebut sudah tidak lempeng, maka hukum tersebut  bersifat memihak. Keadaan yang demikian itu dapat kita jumpai pada masalah penegakan hukum. Ketika sekarang sudah mengetahui betapa besar peranan hukum dalam menciptakan keadilan dalam masyarakat mungkin kita tidak bisa menyepelekan hukum iyu sendiri. Tetapi berbeda dengan orang yang semasa hidupnya tidak pernah mendapatkan sosialisasi hukum sama sekali, sangat gampang akan menyepelekan arti hukum yang diterapkan di Indonesia.

Pernyataan atau masalah ini layak sekali untuk mendapatkan perhatian kita selaku warga negara Indonesia. Apabila kita mengatakan, bahwa hukum-hukum itu bermaksud untuk menciptakan ketertiban, maka sebetulnya kita hanya berurusan dengan hal-hal yang bersifat tehnik. Tetapi banyak kejadian yang terjadi di sekitar kita yang berurusan dengan hukum. Contohnya mencuri, bisa di bilang mencuri bukanlah bersifat tehnik melainkan ideal, mengapa termasuk dalam kategori berurusan dengan hukum? Karena mencuri termasuk perbuatan yang tercela dan dapat merugikan banyak orang. Bisa di katakan bahwa ruang lingkup hukum sangatlah luas tidak terpaku untuk satu teori.

Pembicaraan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih sesuai dengan kenyataan. Bahwa hukum itu hadir dalam masyarakat karena harus melayani kebutuhan-kebutuhan tertentu dan harus mengolah bahan-bahan tertentu yang harus ia terima sebagai suatu kenyataan. Karena hukum itu memberikan pembatasan-pembatasan yang demikian maka institusi hukum hanya bisa berjalan dengan seksama di dalam suatu lingkungan sosial dan politik yang bisa dikendalikan secara efektif oleh hukum. Suatu masyarakat berkehendak untuk diatur oleh hukum tetapi bersedia untuk membiarkan penggunaan kekuasaannya dibatasi dan dikontrol, bukan merupakan lingkungan yang baik bagi perkembanganya institusi hukum.
[next]

Membahas peran hukum sebagai keadilan di masyarakat sangatlah menarik. Di sisi lain hukum juga berfungsi sebagai kontrol sosial sosial. Dimana setiap kelompok masyarakat selalu ada problem sebagai akibat adanya perbedaan antara yang ideal dan aktual, antara yang standard dan yang praktis. Penyimpangan yang ideal dari masyarakat dapat dicontohkan dengan adanya pencurian,pembunuhan,perzinahan hutang. Semua contoh ini adalah bentuk perilaku yang menyimpang. Ketika banyak terjadi penyimpangan sosial maka peran hukum sebagai alat untuk menciptakan keadilan sangatlah berfungsi karena masyarakat sekarang banyak menganut zaman modern, zaman yang berada diambang kehancuran karena mengutamakan sifat gengsi. Problem yang demikian dapat menyebabkan masyarakat untuk menghalalkan segala cara agar hasrat terpenuhi.

Fungsi hukum dalam kelompok masyarakat adalah menerapkan mekanisme control sosial yang akan membersihkan masyarakat dari sampah-sampah masyarakat yang tidak dikehendaki, sehingga hukum mempunyai suatu fungsi untuk mempertahankan eksistensi kelompok masyarakat tersebut. Hukum yang berfungsi demikian adalah instrument pengendalian social. Hukum sebagai alat untuk mengubah masyarakat menjadi patut dan mau melaksanakan fungsi hukum dengan baik dan benar. Hukum juga berfungsi sebagai sosial control, dan sebagai alat untuk mengubah masyarakat atau biasa disebut social engginering, sebagai alat untuk mengubah masyarakat menganalogikan suatu proses mekanik. Terlihat akibat perkembangan Industri dan transaksi-transaksi bisnis yang memperkenalkan nilai-nilai baru. Nilai-nilai atau norma-norma tentang hak individu harus dilindungi karena unsur tersebut akan dipegang oleh masyarakat dalam mempertahankan apa yang disebut dengan hukum alam.
[post_ads_2]

Oleh karena itu, sekalipun hukum mempunyai otonomi tertentu, tetapi hukum juga harus fungsional dan menempatkan peranan dari keadilan dalam konteks kehidupan hukum yang seksama.

Suatu kesimpulan akhir mengenai keberadaan institusi sosial, yakni hukum dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebebasan berpendapat dan mendapatkan informasi. UU pers menyiratkan ada suatu fungsi sosial yang dinampakkan dalam subtansinya. Pers nasional mempunyai fungsi sosial yang dinampakkan dalam subtansinya. Oleh karena itu, sekalipun hukum itu mempunyai otonomi tertentu, tetapi hukum juga harus fungsional dan menempatkan peranan dari keadilan dalam konteks kehidupan hukum secara lebih seksama. Hukum merupakan institusi sosial yang tujuannnya adalah untuk menyelenggarakan keadilan dalam masyarakat. Hukum bertindak sebagai perangkat yang hanya akan diselenggarakan dan berlaku ketika perangkat-perangkat yang ada dalam masyarakat juga mendukung untuk terlaksananya hukum itu sendiri. Untuk menggunakan institusi hukum sebagai sarana penyelesain konflik-konfliknnya.[1]





[1] Yaharman.blogspot.com/201
    DISCLAIMER:
    Konten dari tulisan ini adalah milik mahasiswa yang bersangkutan. Segala sesuatu berkaitan dengan isi tulisan sepenuhnya menjadi otoritas mahasiswa. Penayangan pada website ini juga telah melalui persetujuan dari pihak yang bersangkutan.

    KOMENTAR

    Name

    AGAMA,2,Biografi,1,BLOG,16,Dosen,26,Download,15,Foto,14,HUKUM,4,HUMANIORA,9,Instagram,7,Jadwal Kuliah,2,Mahasiswa,49,Makalah,6,MANGKUNEGARA,6,Materi Kuliah,13,POLITIK,3,Puisi,1,Reguler A,26,Reguler B,24,Rubrik Mahasiswa,49,Sastra,1,Sejarah,2,Tugas Kuliah,53,
    ltr
    item
    Website Resmi | Dr. RM. Armaya Mangkunegara, S.H., M.H.: Pentingnya Institusi Hukum Bagi Masyarakat
    Pentingnya Institusi Hukum Bagi Masyarakat
    Pentingnya Institusi Hukum Bagi Masyarakat
    https://4.bp.blogspot.com/-fPEFT_geQzA/W_AdAm9FAEI/AAAAAAAAASg/E0bSS5RiFU0fnIWOclrandCvei-0HRpAQCLcBGAs/s320/ILUSTRASI%2BTUGAS.png
    https://4.bp.blogspot.com/-fPEFT_geQzA/W_AdAm9FAEI/AAAAAAAAASg/E0bSS5RiFU0fnIWOclrandCvei-0HRpAQCLcBGAs/s72-c/ILUSTRASI%2BTUGAS.png
    Website Resmi | Dr. RM. Armaya Mangkunegara, S.H., M.H.
    https://www.mangkunegara.com/2018/11/pentingnya-institusi-hukum-bagi.html
    https://www.mangkunegara.com/
    https://www.mangkunegara.com/
    https://www.mangkunegara.com/2018/11/pentingnya-institusi-hukum-bagi.html
    true
    8785525627328632150
    UTF-8
    Tampilkan Semua Post Tidak Menemukan Post TAMPILKAN Baca Selengkapnya Balas Batalkan Balasan Hapus Oleh Home HALAMAN POSTS Tampilkan Semua BACA JUGA: TAG ARSIP CARI SEMUA POST Artikel yang Anda cari tidak ditemukan Kembali Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy Semua Seleksi Semua Semua Code Telah Tercopy Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy